“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar-Ruum : 21)

"Dan nikahkanlah orang-orang yang membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui." (QS. An-Nuur : 32)

"Wahai manusia, bertaqwalah kamu sekalian kepada Tuhanmu yang telah menjadikan kamu satu diri, lalu Ia jadikan daripadanya jodohnya, kemudian Dia kembangbiakkan menjadi laki-laki dan perempuan yang banyak sekali..." (QS. An-Nisaa : 1)

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Wanita itu dinikahi karena empat hal, yaitu : harta, keturunan, kecantikan, dan agamanya. Dapatkanlah wanita yang taat beragama, engkau akan berbahagia." (Muttafaq Alaihi dan Imam Lima)

Abdullah Ibnu Mas'ud Radliyallaahu 'anhu berkata: Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda pada kami: "Wahai generasi muda, barangsiapa di antara kamu telah mampu berkeluarga hendaknya ia kawin, karena ia dapat menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan. Barangsiapa belum mampu hendaknya berpuasa, sebab ia dapat mengendalikanmu."
(Muttafaq Alaihi)

Tahap Taaruf Langsung/Bertemu Muka/Nazhor RumahTaaruf.com

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, 

Proses taaruf di RumahTaaruf.com dibagi menjadi dua tahap, yaitu taaruf secara online dan taaruf secara offline. Apabila kedua pihak sama-sama cocok saat taaruf tahap online (bertukar biodata dan tanya jawab lewat email), tahap selanjutnya diagendakan taaruf offline/taaruf langsung/bertemu muka/nazhor dengan pendampingan mediator/pihak ketiga, tidak berduaan saja. 

Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa anggota yang sebelumnya hanya dikenal melalui beberapa halaman biodata, adalah sosok yang memang ada di dunia nyatanya, bukan sekedar sosok fiktif yang tidak ada wujudnya. Kedua rekan yang bertaaruf bisa mengetahui penampakan fisik kedua pihak, sekaligus sebagai sarana tanya jawab secara langsung untuk lebih meyakinkan hati. 

Pertemuan taaruf bisa diagendakan di pagi, siang, atau sore hari, sedangkan pertemuan di malam hari tidak direkomendasikan. Lokasi pertemuan taaruf diutamakan di masjid raya/masjid agung kota/kabupaten yang dekat dengan domisili anggota perempuan, atau di lokasi lain sesuai kesepakatan anggota taaruf dan mediator pertemuan taaruf. 

Pernah satu waktu kondisi masjid untuk mediasi taaruf kurang kondusif, maka taaruf kami agendakan sambil menyantap bakso di gerai bakso yang lokasinya tak jauh dari masjid. Pernah juga mediasi taaruf di salah satu sudut kampus karena pihak perempuan ada jadwal kuliah di hari pertemuan taaruf. Beberapa rekan yang ikut pengajian rutin pekanan, taaruf diagendakan di rumah guru ngajinya. Ada juga rekan yang taaruf langsung di rumah orang tua anggota perempuan, sekalian berkenalan dengan keluarga perempuan.

Setelah taaruf dijalani, datanya kami catat di file catatan pertemuan taaruf yang berisi : Nama Anggota Laki-laki, Nama Anggota Perempuan, Tanggal Pertemuan Taaruf, Lokasi Pertemuan Taaruf, Pendamping Pertemuan Taaruf, dan Hasil Pertemuan Taaruf seperti terlampir. 


Salam,

Maswahyu ST (Spesialis Taaruf)
Founder & Admin RumahTaaruf.com
Website : www.maswahyu.com
Instagram & Twitter : @MaswahyuST

Website dan Media Sosial Resmi RumahTaaruf.com


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Sehubungan dengan adanya kemiripan nama dengan beberapa media taaruf lainnya, dengan ini kami informasikan bahwa website dan media sosial resmi kami adalah :

Website : RumahTaaruf.com
Instagram : @rumah.taaruf
Twitter : @rumahtaaruf

Selain ketiga media di atas, adalah BUKAN bagian dari kami.

Demikian informasi ini kami sampaikan agar dapat menjadi perhatian dan tidak terjadi kesalahpahaman dengan media taaruf lainnya.

Salam,

Maswahyu ST (Spesialis Taaruf)
Founder & Admin RumahTaaruf.com
Website : www.maswahyu.com
Instagram & Twitter : @MaswahyuST

Catatan Taaruf Tahap Online RumahTaaruf.com

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Taaruf tahap online adalah tahapan proses taaruf di RumahTaaruf.com yang dijalani secara online dengan perantara email Admin, terdiri dari tahap tukar menukar biodata dan dilanjutkan dengan tanya jawab lewat email Admin untuk lebih memantapkan hati, apabila kedua pihak merasa cocok dengan biodata pihak lainnya.

Setiap tahapan online dicatat dalam file catatan proses taaruf online, yang berisikan keterangan berikut ini :
a. Daftar nama anggota laki-laki memanjang ke kanan dan daftar nama anggota perempuan memanjang ke bawah.
b. Proses taaruf antara anggota laki-laki dan perempuan yang selnya bersesuaian ditandai dengan warna hitam, merah, kuning, dan hijau.
c. Informasi warna sel (perhitungan jumlah setiap warna sel menggunakan fungsi excel Count Cell Color):.
.
Tahap review biodata
- Hitam (+- 4600 sel) : pe-request biodata tidak berkenan dengan biodata yang di-request/diajukan/di-review.

Tahap taaruf online
- Merah (+- 870 sel) : pe-request biodata berkenan dengan biodata yang di-request, namun rekan yang biodatanya di-request tidak berkenan dengan biodata pe-request.
- Kuning (+- 260 sel) : pe-request maupun yang di-request sama sama cocok dengan biodata masing-masing, berlanjut ke proses tanya jawab lewat email, namun tidak lanjut ke proses taaruf tahap offline.
- Hijau (333 sel) : pe-request dan yang di-request lanjut sampai proses taaruf tahap offline/taaruf langsung/bertemu muka.
*Catatan proses taaruf edisi 1 (hingga tahun 2017)

Catatan proses taaruf tahap offline/taaruf langsung/bertemu muka akan diinformasikan di bagian terpisah.

Salam,

Maswahyu ST (Spesialis Taaruf)
Founder & Admin RumahTaaruf.com

Pertukaran Biodata Taaruf RumahTaaruf.com

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, 

Semua tahapan proses taaruf di RumahTaaruf.com dijalani dengan pendampingan Admin atau pihak ketiga lainnya, tidak berduaan saja. Anggota taaruf tidak diperbolehkan berkomunikasi dan berinteraksi secara langsung selama proses taaruf, kecuali sudah melewati masa taaruf keluarga. Karena itu, data-data terkait privasi yang ada di biodata taaruf tidak disampaikan saat pertukaran biodata, dan hanya diketahui oleh Admin/Mediator sebagai bahan verifikasi.

Data-data yang dihapus saat pertukaran biodata antara lain : Nama Lengkap, Nama Panggilan, Nama Bapak, Nama Ibu, Alamat Lengkap (ditulis setingkat kota/kabupaten saja), Alamat Email Aktif, Nomer Handphone, Nomer Whatsapp, Website/Blog Pribadi, Account/Alamat Facebook, Account/Alamat Twitter, Account/Alamat Instagram, Jepretan KTP, Jepretan Akta Cerai/Surat Keterangan Kematian (bagi yang duda/janda)

Nama pemilik biodata diganti dengan kode nomer anggota L untuk Laki-laki, dan P untuk Perempuan. Nomer urut setelahnya ditentukan berdasarkan urutan biodata masuk yang telah diseleksi Admin dan memenuhi persyaratan. Foto di biodata diri ditampilkan bagian leher ke atas, agar bagian leher ke bawah dari anggota perempuan aman dari pandangan. Insya Allah privasi pemilik biodata terjaga, karena biodata hanya disampaikan bagi anggota yang memang benar-benar berniat taaruf, tidak ditampilkan secara terbuka di website RumahTaaruf.com.

Sebagai contoh saja, berikut ini tampilan biodata Admin bila biodatanya dipertukarkan.


Salam,

Maswahyu ST (Spesialis Taaruf)
Admin RumahTaaruf.com

Tahapan Proses Taaruf RumahTaaruf.com

PERSYARATAN KEANGGOTAAN

Laki-laki :
- Warga Negara Indonesia beragama Islam
- Berstatus perjaka/duda karena cerai atau ditinggal mati (tidak terikat pernikahan dengan yang lain)
- Sudah berpenghasilan dan mampu menafkahi
Sudah menyampaikan niat menikah ke orang tua, sudah ada keridhoan dari orang tua untuk anda menjalani ikhtiar taaruf, sudah mengomunikasikan ke orang tua terkait kriteria calon menantu yang mereka tetapkan. 
- Tidak ada kendala apapun untuk menyegerakan menikah, kecuali kendala calon pasangan yang belum ada.

Perempuan :
- Warga Negara Indonesia beragama Islam
- Berstatus gadis/janda karena cerai atau ditinggal mati (tidak terikat pernikahan dengan yang lain)
- Sudah menyampaikan niat menikah ke orang tua/wali, sudah ada ijin dari orang tua/wali untuk anda menjalani ikhtiar taaruf, sudah mengomunikasikan ke orang tua/wali terkait kriteria calon menantu yang mereka tetapkan. 
- Tidak ada kendala apapun untuk menyegerakan menikah, kecuali kendala calon pasangan yang belum ada.

TAHAPAN PROSES TAARUF

1. SELEKSI BIODATA

Admin akan menyeleksi biodata yang disampaikan pendaftar. Biodata yang diterima adalah biodata yang telah diisi lengkap sesuai format www.biodata.rumahtaaruf.com dan didaftarkan ke : www.daftar.rumahtaaruf.com. Pendaftar yang lolos seleksi selanjutnya akan ditampilkan profil singkatnya di daftar anggota dan mendapatkan nomer anggota berdasarkan urutan biodata masuk yang telah memenuhi persyaratan.

2. PERTUKARAN BIODATA

Biodata peserta saling ditukar berdasarkan kecocokan kriteria yang tertulis di biodata. Baik pihak laki-laki maupun perempuan bisa mempertimbangkan biodata lebih dulu. Biodata yang saling ditukar berisi informasi umum pemilik biodata, sedangkan informasi mengenai data pribadi akan dihapus untuk menjaga privasi pemilik biodata. Anggota taaruf bisa mengajukan taaruf ke sesama anggota yang telah terdaftar di : Daftar Anggota Taaruf Laki-laki dan Daftar Anggota Taaruf Perempuan melalui menu Kontak Admin, dengan menyebutkan nomer anggota yang ingin dipertimbangkan biodatanya.

3. TANYA JAWAB LEWAT EMAIL

Bila kedua pihak sama-sama cocok dengan biodata yang diterima, dilanjutkan tanya jawab lewat email untuk menanyakan informasi tambahan yang belum ada di biodata. Anggota perempuan mendapatkan kesempatan bertanya terlebih dulu dengan jumlah maksimal 3 sesi bertanya dan anggota laki-laki 2 sesi bertanya, satu sesi maksimal 5 pertanyaan.

4. TAARUF LANGSUNG/BERTEMU MUKA

Taaruf langsung/bertemu muka diagendakan sebagai sarana melihat kondisi fisik kedua pihak secara langsung, dan tanya jawab lebih lanjut untuk meyakinkan hati. Lokasi pertemuan taaruf diprioritaskan di masjid raya/masjid agung kota/kabupaten yang dekat dengan domisili anggota perempuan, atau di lokasi lain sesuai kesepakatan kedua anggota dan mediator pertemuan taaruf.

5. TAARUF KE KELUARGA

Taaruf ke keluarga dijalani apabila sama-sama berkenan lanjut prosesnya setelah taaruf langsung. Kedua pihak akan lebih mengenal lewat keluarga masing-masing. Dimulai dari taaruf anggota laki-laki ke keluarga perempuan, selanjutnya taaruf anggota perempuan ke keluarga laki-laki, dan taaruf kedua keluarga bila sama-sama berkenan lanjut prosesnya.

6. TAARUF KE REKAN TERDEKAT

Taaruf ke tetangga, rekan kerja, rekan organisasi, dan rekan terdekat kedua pihak bisa dijalani sebagai sumber informasi tambahan setelah taaruf ke keluarga. Informasi tambahan ini bisa digali oleh anggota taaruf secara langsung, atau bisa juga diwakili oleh rekan tepercaya kedua pihak.

7. TES MEDIS DAN TES PSIKOLOGI

Tes medis dan tes psikologi bisa dijalani untuk mengetahui kondisi fisik dan psikis kedua pihak. Jenis tes yang dijalani sesuai rekomendasi dokter dan psikolog, serta kesepakatan kedua pihak. Apabila sama-sama berkenan lanjut prosesnya, maka bisa dilanjutkan ke tahap khitbah/lamaran keluarga.

Catatan penting:
- Semua tahapan proses taaruf dijalani dengan pendampingan Admin atau pihak ketiga lainnya, tidak berduaan saja. 
- Anggota taaruf tidak diperbolehkan berkomunikasi dan berinteraksi secara langsung selama proses taaruf, kecuali sudah melewati masa taaruf keluarga.

Salam,

Maswahyu ST (Spesialis Taaruf)
Founder & Admin RumahTaaruf.com
Website : www.maswahyu.com
Instagram & Twitter : @MaswahyuST

Pendaftaran Anggota RumahTaaruf.com

1. Persyaratan Anggota RumahTaaruf.com

Laki-laki :
- Warga Negara Indonesia beragama Islam
- Berstatus perjaka/duda karena cerai atau ditinggal mati (tidak terikat pernikahan dengan yang lain)
- Sudah berpenghasilan dan mampu menafkahi
- Sudah menyampaikan niat menikah ke orang tua, sudah ada keridhoan dari orang tua untuk anda menjalani ikhtiar taaruf, sudah mengomunikasikan ke orang tua terkait kriteria calon menantu yang mereka tetapkan.
- Tidak ada kendala apapun untuk menyegerakan menikah, kecuali kendala calon pasangan yang belum ada.

Perempuan :
- Warga Negara Indonesia beragama Islam
- Berstatus gadis/janda karena cerai atau ditinggal mati (tidak terikat pernikahan dengan yang lain)
- Sudah menyampaikan niat menikah ke orang tua/wali, sudah ada ijin dari orang tua/wali untuk anda menjalani ikhtiar taaruf, sudah mengomunikasikan ke orang tua/wali terkait kriteria calon menantu yang mereka tetapkan.
- Tidak ada kendala apapun untuk menyegerakan menikah, kecuali kendala calon pasangan yang belum ada.

2. Apabila persyaratan di atas telah terpenuhi, download format biodata taaruf di : www.biodata.rumahtaaruf.com dan diisi lengkap sesuai petunjuk yang ada.
(Admin hanya menerima biodata yang telah diisi lengkap sesuai format biodata ini)

3. Apabila biodata taaruf telah diisi lengkap, kirimkan biodata menggunakan formulir pengiriman di www.daftar.rumahtaaruf.com, dan ikuti tahapan taaruf sesuai prosedur www.prosedur.rumahtaaruf.com

Salam,

Maswahyu ST (Spesialis Taaruf)
Admin RumahTaaruf.com

[Klinik Taaruf] Jangka Waktu Taaruf Ideal

Pertanyaan : 

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, 

Berapa lamakah jangka waktu taaruf yang ideal? Paling cepat berapa lama, dan maksimalnya berapa lama? Mohon pencerahannya. 

Salam,

Hamba Allah

Jawaban : 

Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh, 

Anjuran dalam Islam adalah menyegerakan pernikahan bagi yang sudah mampu menikah, sehingga proses taaruf yang mendahului pernikahan sebaiknya juga disegerakan. Mengenai jangka waktu untuk "menyegerakan" ini tidak ada ketentuan pastinya, secukupnya saja. Berikut ini tiga hal yang bisa anda jadikan referensi dalam menjalani taaruf : 

1. Taaruf tidak perlu kelamaan

Semakin lama taaruf dijalani, akan semakin rawan dengan godaan-godaan. Interaksi yang tidak terjaga bisa menjerumuskan ke aktivitas pacaran, diawali dengan jalan berduaan, pegangan tangan, bermesraan, dan bisa saja lebih jauh dari itu. Meskipun kedua pihak bisa menghindari pertemuan berduaan, masih ada celah godaan untuk bermesraan jarak jauh baik itu melalui media "chatting" online atau telepon-teleponan. Oleh karena itu, proses taaruf perlu disegerakan untuk meminimalkan terjadinya hal-hal tersebut.

2. Taaruf tidak boleh tergesa-gesa

Menyegerakan proses taaruf tidak sama dengan tergesa-gesa dalam taaruf. Taaruf yang disegerakan bukan berarti seperti "membeli kucing dalam karung" yang hanya berkenalan singkat dan langsung menikah tanpa penelusuran lebih jauh mengenai calon pasangan. Dalam menjalani taaruf, anda perlu mengenal calon pasangan dari banyak sumber informasi. Jadi, anda tidak hanya taaruf dengan calon pasangan saja, tetapi anda juga perlu mengenalnya melalui rekan-rekan terdekatnya.

3. Gambaran taaruf yang ideal

Taaruf yang ideal adalah taaruf yang bisa dijalani dalam waktu yang tidak terlalu lama namun anda bisa mengetahui banyak hal seputar calon pasangan. Ada pendapat bahwa untuk mengenal calon pasangan, anda harus berinteraksi sesering mungkin dengannya. Pandangan tersebut tidak sepenuhnya benar karena anda juga bisa mengetahuinya melalui orang-orang yang telah lama berinteraksi dengannya, tidak harus anda sendiri yang lama berinteraksi dengannya. Metode taarufnya kurang lebih seperti ini : 

a. Agendakan satu hari untuk taaruf secara langsung dengan calon pasangan (dengan pendampingan orang ketiga, tidak berduaan saja). Tanyakan hal apapun yang ingin diketahui seputar calon pasangan, sampaikan pertanyaan-pertanyaan yang jawaban calon pasangan nanti sangat menentukan pertimbangan lanjut tidaknya proses ke depan. 

b. Agendakan satu hari untuk mengenal calon pasangan melalui bapaknya, ibunya, kakaknya, adiknya, dan keluarga terdekat lainnya. Tanyakan hal apapun seputar calon pasangan selama mereka tinggal bersama.

c. Agendakan satu hari untuk mengenal calon pasangan melalui tetangga samping kanan rumahnya, kiri rumahnya, depan rumahnya, dan tetangga dekat lainnya. Tanyakan ke mereka bagaimana kehidupan bertetangga calon pasangan.

d. Agendakan satu hari untuk mengenal calon pasangan melalui atasannya, rekan satu divisinya, dan rekan kerja lainnya. Tanyakan ke mereka bagaimana keseharian calon pasangan di dunia kerjanya.

e. Agendakan satu hari untuk mengenal calon pasangan melalui rekan satu organisasinya, rekan satu komunitasnya, atau anggota perkumpulan yang diikutinya. Tanyakan ke mereka bagaimana aktivitas calon pasangan dalam lingkungan organisasinya.

Apabila memerlukan informasi tambahan seputar kondisi kesehatan dan kejiwaan bisa juga dilakukan tes medis dan tes psikologi kedua pihak yang hasilnya bisa didapat dalam hitungan minggu saja. Apabila anda terkendala waktu yang terbatas atau domisili yang berjauhan, anda bisa meminta bantuan rekan tepercaya yang domisilinya berdekatan dengan sumber informasi, jadi tidak harus anda sendiri yang menelusuri. Dengan metode seperti ini, insya Allah proses taaruf bisa dijalani dalam jangka waktu yang tidak telalu lama. Setelah informasi seputar calon pasangan terkumpul, anda tinggal istikharahkan dan pertimbangkan lanjut tidaknya proses ke depan.

Semoga bermanfaat dan memberikan pencerahan. Wallahua'lam bishshawwab.

Salam,

Maswahyu ST (Spesialis Taaruf)
Admin www.RumahTaaruf.com

Etika Dalam Menolak Taaruf

Ikhtiar taaruf tidak selalu berujung pada pernikahan. Berdasarkan pengalaman memfasilitasi taaruf, hanya sekitar 20 persen pasangan yang bertaaruf lanjut prosesnya hingga pernikahan. Sebagian besar proses tidak berlanjut, entah itu karena pihak laki-laki yang menolak, pihak perempuan yang menolak, ataupun penolakan dari orang tua. Berikut ini tiga hal yang bisa anda jadikan masukan sebelum menyampaikan penolakan taaruf.

1. Boleh menolak apabila merasa tidak cocok

Pasangan anda nanti adalah partner yang insya Allah akan mendampingi anda seumur hidup, sehingga anda perlu mencari pasangan yang cocok dan membuat anda merasa nyaman saat hidup bersamanya. Faktor agama dan akhlak yang baik sudah pasti menjadi kriteria utama anda. Namun, tidak ada salahnya apabila anda menetapkan kriteria tambahan di samping pertimbangan faktor agama tersebut, entah itu pertimbangan fisik, usia, pendidikan, pekerjaan, domisili, dan pertimbangan duniawi lainnya.

Mengesampingkan pertimbangan agama dan lebih mengutamakan faktor duniawi tentunya bukan sikap yang baik. Sebaliknya, hanya memperhatikan sisi agama saja tanpa mempedulikan sisi duniawi juga merupakan sikap yang kurang tepat. Contoh ekstrimnya seperti ini : Anda yang seorang perempuan menerima tawaran taaruf dari dua orang laki-laki yang sama-sama baik agamanya dan bagus akhlaknya, yang satu pendidikannya S1, dan yang satu lagi tidak sampai tamat TK, sosok mana yang akan anda pilih? Atau anda yang seorang laki-laki menerima tawaran taaruf dari seorang perempuan yang baik agamanya, tapi dia seorang nenek-nenek berusia 70 tahun, apakah anda mau menjadi suaminya? Mungkin saja bagi anda tidak masalah, akan tetapi keluarga anda apakah bisa menerimanya?

Dengan demikian, pertimbangan sisi duniawi tidak bisa dikesampingkan dalam pemilihan calon pasangan, selain kriteria agama yang menjadi prioritas utama. Nabi Muhammad dan beberapa sahabatnya yang tak diragukan lagi keshalihannya pun dikisahkan pernah menolak, dan pernah juga ditolak. Di waktu yang lain, Nabi Muhammad pernah menganjurkan sahabatnya yang akan menikah untuk melakukan nadzhor, yaitu melihat calon pasangan sebelum melamarnya dalam rangka menemukan hal-hal yang menarik hati sehingga semakin yakin untuk menikahinya. Oleh karena itu, apabila anda tidak menemukan kecocokan setelah bertaaruf dan bertemu dengan calon pasangan, anda boleh menolak dan memutuskan untuk tidak melanjutkan proses taaruf. 

2. Alasan penolakan tidak perlu disampaikan

Untuk menghindari perasaan sakit hati pihak yang ditolak, alasan penolakan sebaiknya tidak perlu disampaikan. Berdasarkan pengalaman memfasilitasi taaruf, sebagian besar penolakan dikarenakan sisi duniawi yang melekat pada diri seseorang, sehingga akan menyakitkan hati apabila si penolak menjelaskan alasan penolakannya. 

Alasan penolakan tersebut antara lain : paras wajah yang kurang cocok, postur tubuh yang pendek, berat badan yang berlebihan, rentang usia yang kejauhan, tingkat pendidikan yang tidak setara, pekerjaan yang kurang layak, status pernikahan sebelumnya (duda/janda), dan alasan-alasan lainnya. 

Bisa dibayangkan bila alasan-alasan tersebut disampaikan, tentunya sisi mudharatnya malah akan lebih besar dibanding sisi manfaatnya. Hubungan silaturahim pun bisa menjadi renggang karena pihak yang ditolak belum siap menerima alasan penolakan yang disampaikan. Jadi, saat menolak taaruf sampaikan intinya saja bahwa anda tidak berkenan melanjutkan proses taaruf, apapun alasannya tidak perlu disebutkan.
  
3. Memilih kalimat penolakan yang baik

Penolakan taaruf sebaiknya disampaikan dengan kalimat singkat, padat, dan jelas, yang intinya anda tidak berkenan melanjutkan proses taaruf. Tidak perlu dibumbui kalimat pujian ke si tertolak, misalnya dengan kalimat : "Mas adalah seorang yang shalih, insya Allah mas akan mendapatkan calon pasangan lain yang shalihah juga", atau "Adik adalah seorang yang shalihah, insya Allah adik akan dapat calon pasangan yang lebih baik dari saya". Hindarilah kalimat seperti itu, karena malah membuat si tertolak terbawa perasaan dan susah berpaling dari anda. 

Agar proses taaruf lebih terjaga, pengajuan taaruf dan penolakan taaruf sebaiknya disampaikan lewat pihak ketiga atau perantara, tidak disampaikan secara langsung. Pihak ketiga ini bisa dipilih dari saudara, sahabat dekat, atau rekan tepercaya lainnya. Insya Allah rasa malu saat mengajukan taaruf atau rasa kecewa saat menerima penolakan taaruf bisa diminimalkan karena difasilitasi lewat perantara pihak ketiga. Perantara taaruf bisa menyampaikan penolakan taaruf dengan kalimat seperti ini : "Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, setelah istikharah dan mempertimbangkan selama satu pekan ini, pihak laki-laki/pihak perempuan menyampaikan permintaan maafnya karena tidak bisa melanjutkan proses taaruf. Insya Allah ini yang terbaik menurut Allah SWT."

Yang terbaik menurut anda, bisa jadi bukanlah yang terbaik menurut Allah SWT. Tidak perlu memaksakan harus berjodoh dengan seseorang, karena Allah lah yang lebih tahu jodoh mana yang sesuai untuk anda. Insya Allah apabila memang anda berjodoh dengan seseorang, proses taaruf akan dijalani dengan lancar di sepanjang prosesnya, tanpa adanya tolak menolak. Semoga bermanfaat dan memberikan pencerahan.

Wallahua'lam bishshawwab.

Maswahyu ST (Spesialis Taaruf)
Admin www.RumahTaaruf.com

Pernikahan Pasangan ke 66 Anggota Rumah Taaruf myQuran



Alhamdulillahirabbil'alamin...

Telah dilangsungkan pernikahan pasangan ke 66 anggota Rumah Taaruf myQuran (mas Rustam & mbak Ria) pada hari Sabtu tanggal 9 September 2017 bertempat di Bandung.

“Baarakallahulaka wabaaraka‘alaika wajama’abainakuma fikhair...”
"Semoga Allah memberikan berkah kepadamu, dan semoga Allah mencurahkan berkah kepadamu,
dan semoga Allah mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan" 

(Doa Nabi Muhammad SAW kepada sahabat yang menikah - H.R. Abu Dawud)

Aamiin...

------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tahapan proses taaruf pasangan ke 66 sesuai catatan Admin : 

1. Pengajuan taaruf : 29 September 2016
2. Taaruf online : 29 September - 26 Oktober 2016
3. Taaruf offline perdana di Masjid Raya Al A'zhom, Tangerang : 6 November 2016
4. Masa istikharah : 7 November - 13 November 2016
5. Masa taaruf keluarga : 7 November 2016 - 25 Maret 2017
6. Khitbah/lamaran : 26 Maret 2017
7. Pernikahan : 9 September 2017
 ------------------------------------------------------------------------------------------------------------

*Catatan proses taaruf selengkapnya : http://www.rumahtaaruf.com/p/catatan-proses-taaruf.html

3 Langkah Mengenalkan Metode Taaruf ke Orang Tua


Istilah taaruf mulai dikenal dalam beberapa tahun terakhir ini, berbeda dengan jaman orang tua kita dulu yang hanya mengenal istilah pacaran atau perjodohan dalam ikhtiar menuju pernikahan. Minimnya pengetahuan mengenai taaruf menyebabkan banyak orang tua merasa khawatir bahkan sampai melarang saat anaknya berniat menjalani taaruf. Berikut ini tiga langkah yang bisa anda jalani untuk mengenalkan metode taaruf ke orang tua yang masih awam seputar istilah taaruf.

1. Taaruf Artinya Berkenalan

Manfaatkan waktu santai dengan keluarga, jelaskan ke orang tua bahwa makna taaruf adalah berkenalan. Berkenalan dalam artian yang luas, bisa diartikan berkenalan dengan teman biasa atau berkenalan dalam rangka mencari calon pasangan. Dalam rangka mencari calon pasangan, masyarakat terbiasa menggunakan istilah "pacaran" untuk proses berkenalan yang tidak syari, dan menggunakan istilah "taaruf" untuk proses berkenalan yang syari.

Sampaikan contoh sederhana yang membedakan antara pacaran dan taaruf, bahwa dalam menjalani taaruf perlu ada orang ketiga yang mendampingi di sepanjang prosesnya. Tidak ada jalan berduaan, makan berduaan, nonton berduaan, naik motor berduaan, naik mobil berduaan, dan aktivitas berduaan lainnya. Apabila kedua pihak perlu bertemu karena ada hal yang perlu didiskusikan secara langsung maka pertemuan bisa didampingi pihak ketiga, baik itu orang tua, saudara, atau rekan tepercaya lainnya, jadi tidak berduaan saja. Komunikasi selama masa taaruf pun perlu dijaga, tidak ada kalimat sayang-sayangan dan ungkapan mesra yang disampaikan di antara keduanya.

2. Referensi Tambahan Seputar Taaruf

Beberapa orang tua kadang merasa gengsi apabila "diceramahi" oleh anaknya, khususnya dalam hal pengetahuan agama. Dari segi usia yang jauh lebih tua, mereka merasa lebih faham segalanya dibanding si anak. Untuk mengatasi hal tersebut, pencerahan seputar taaruf bisa disampaikan oleh pihak ketiga melalu media yang digemari orang tua.

Apabila orang tua suka menonton Youtube, tunjukkan video Youtube ustadz-ustadz yang membahas tema seputar taaruf. Apabila orang tua gemar membaca, belikan buku-buku yang membahas seputar taaruf atau tunjukkan artikel-artikel di media online yang membahas seputar taaruf. Bisa juga dengan mengajak orang tua mengikuti seminar pranikah atau kajian pranikah bertema taaruf untuk menambah wawasan seputar taaruf.

3. Tahap Pelaksanaan Taaruf

Salah satu hal yang ditakutkan para orang tua dalam proses taaruf adalah adanya kesan bahwa taaruf itu seperti "membeli kucing dalam karung". Mereka beranggapan bahwa taaruf dijalani secara kilat dan langsung menikah tanpa penelusuran lebih jauh seputar calon pasangan. Anggapan ini tentu saja keliru, karena Nabi Muhammad justru menganjurkan "nadzhor" bagi sahabatnya yang akan menikah, yaitu melihat calon pasangan yang akan dinikahi/menikahi secara langsung, meneliti lebih jauh hal-hal yang bisa menambah keyakinan hati untuk tetap melanjutkan proses taaruf atau tidak. Penelusuran lebih lanjut ini tidak hanya dilakukan ke si calon pasangan saja, tetapi juga ke pihak terdekat calon pasangan yang biasa berinteraksi dengannya. Dengan demikian informasi seputar pribadi dan keseharian si calon pasangan akan lebih banyak didapat, dan bisa dijadikan pertimbangan lanjut tidaknya proses taaruf ke tahap berikutnya.

Satu minggu pertama masa taaruf bisa digunakan untuk lebih mengenal si calon lewat keluarganya, apakah itu melalui bapaknya, ibunya, kakaknya, adiknya, dan anggota keluarganya yang lain. Minggu kedua cari informasi ke tetangganya, baik itu tetangga depan rumahnya, tetangga samping kanan rumahnya, samping kiri rumahnya, ataupun ke tetangga RT sebelah yang mengenal dirinya. Minggu ketiga cari informasi ke rekan kerjanya, baik itu atasannya langsung, rekan satu divisi, bawahannya, dan rekan kerja lainnya. Minggu keempat cari informasi ke ke rekan organisasi, komunitas, atau perkumpulan yang diikutinya. Tes medis dan tes psikologis bisa juga dijalani untuk mengetahui kondisi kesehatan dan kondisi psikis kedua pihak. Untuk lebih meyakinkan hati, orang tua pun bisa mengutus "mata-mata" untuk mengawasi aktivitas harian si calon dari jarak jauh, dimulai dari saat si calon keluar rumah hingga kembali lagi ke rumahnya.

Yang perlu ditekankan, ikhtiar taaruf dengan seseorang tidak harus selalu berujung pada pernikahan. Apabila dari penelusuran di atas terdapat hal-hal yang mengganjal sehingga anda dan orang tua anda keberatan maka proses taaruf bisa dihentikan secara baik-baik, dan kedua pihak bisa ikhtiar mencari calon pasangan yang lainnya. Apabila hasil penelusuran di atas banyak hal positif yang didapat maka proses taaruf bisa dilanjutkan ke tahap yang lebih serius, yaitu taaruf antara kedua keluarga dan lamaran keluarga setelah kedua keluarga sama-sama cocok. Insya Allah bila kedua pihak memang berjodoh proses taaruf akan berjalan lancar seterusnya hingga terselenggaranya pernikahan. Semoga bermanfaat dan memberikan pencerahan.

Wallahua'lam bishshawwab.

Salam,

Maswahyu ST (Spesialis Taaruf)
Admin RumahTaaruf.com
Website : www.maswahyu.com
Twitter & Instagram : @MaswahyuST 
 

Pernikahan Pasangan ke 65 Anggota Rumah Taaruf myQuran



Alhamdulillahirabbil'alamin...

Telah dilangsungkan pernikahan pasangan ke 65 anggota Rumah Taaruf myQuran (mas Reno & teh Mitha) pada hari Ahad tanggal 16 Juli 2017 bertempat di Bandung.

“Baarakallahulaka wabaaraka‘alaika wajama’abainakuma fikhair...”
"Semoga Allah memberikan berkah kepadamu, dan semoga Allah mencurahkan berkah kepadamu,
dan semoga Allah mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan" 

(Doa Nabi Muhammad SAW kepada sahabat yang menikah - H.R. Abu Dawud)

Aamiin...

------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tahapan proses taaruf pasangan ke 65 sesuai catatan Admin : 

1. Pengajuan taaruf : 15 Februari 2017
2. Taaruf online : 15 Februari - 18 Februari 2017
3. Taaruf offline perdana di Pusdai, Bandung : 25 Februari 2017
4. Masa istikharah : 26 Februari - 4 Maret 2017
5. Masa taaruf keluarga : 5 Maret 2017 - 23 April 2017
6. Khitbah/lamaran : 24 April 2017
7. Pernikahan : 16 Juli 2017
 ------------------------------------------------------------------------------------------------------------

*Catatan proses taaruf selengkapnya : http://www.rumahtaaruf.com/p/catatan-proses-taaruf.html

Pencarian Profil Anggota Taaruf

Gunakan fasilitas ini untuk mencari biodata singkat anggota taaruf dengan kata kunci sesuai kriteria.

Artikel