Tahapan Proses Taaruf


PERSYARATAN KEANGGOTAAN

Laki-laki :
- Warga Negara Indonesia beragama Islam
- Berstatus perjaka/duda karena cerai atau ditinggal mati (tidak terikat pernikahan dengan yang lain)
- Sudah berpenghasilan dan mampu menafkahi
- Sudah menyampaikan niat menikah ke orang tua, sudah ada keridhoan dari orang tua untuk menjalani ikhtiar taaruf menuju pernikahan.
- Tidak ada kendala apapun untuk menyegerakan menikah, kecuali kendala calon pasangan yang belum ada.

Perempuan :
- Warga Negara Indonesia beragama Islam
- Berstatus gadis/janda karena cerai atau ditinggal mati (tidak terikat pernikahan dengan yang lain)
- Sudah menyampaikan niat menikah ke orang tua/wali, sudah ada ijin dari orang tua/wali untuk menjalani ikhtiar taaruf menuju pernikahan.
- Tidak ada kendala apapun untuk menyegerakan menikah, kecuali kendala calon pasangan yang belum ada.

TAHAPAN PROSES TAARUF

1. SELEKSI BIODATA

Admin akan menyeleksi biodata yang disampaikan pendaftar. Biodata yang diterima adalah biodata yang diisi lengkap sesuai format www.biodata.rumahtaaruf.com dan didaftarkan ke : www.daftar.rumahtaaruf.com.

2. PERTUKARAN BIODATA

Biodata peserta saling ditukar berdasarkan kecocokan kriteria yang tertulis di biodata. Baik pihak laki-laki maupun perempuan bisa mempertimbangkan biodata lebih dulu. Anggota taaruf bisa mengajukan taaruf ke anggota taaruf yang telah terdaftar di : Daftar Anggota Taaruf Laki-laki dan Daftar Anggota Taaruf Perempuan melalui menu Kontak Admin, sebutkan nomer anggota yang ingin dipertimbangkan biodatanya.

3. TANYA JAWAB LEWAT EMAIL

Bila kedua pihak sama-sama cocok dengan biodata yang diterima, dilanjutkan tanya jawab lewat email untuk menanyakan informasi tambahan yang belum ada di biodata. Anggota perempuan mendapatkan kesempatan bertanya terlebih dulu dengan jumlah maksimal 3 sesi bertanya dan anggota laki-laki 2 sesi bertanya, satu sesi maksimal 5 pertanyaan.

4. TAARUF LANGSUNG/BERTEMU MUKA

Taaruf langsung/bertemu muka diagendakan sebagai sarana melihat kondisi fisik kedua pihak secara langsung, dan tanya jawab lebih lanjut untuk meyakinkan hati. Pertemuan taaruf diagendakan di masjid raya/masjid agung kota/kabupaten yang dekat dengan domisili anggota perempuan, atau di lokasi lain sesuai kesepakatan kedua anggota dan mediator pertemuan taaruf.

5. TAARUF KE KELUARGA

Taaruf ke keluarga dijalani apabila sama-sama berkenan lanjut prosesnya setelah taaruf langsung. Kedua pihak akan lebih mengenal lewat keluarga masing-masing. Dimulai dari taaruf anggota laki-laki ke keluarga perempuan, selanjutnya taaruf anggota perempuan ke keluarga laki-laki, dan taaruf kedua keluarga bila sama-sama berkenan lanjut prosesnya.

6. TAARUF KE REKAN TERDEKAT

Taaruf ke tetangga, rekan kerja, rekan organisasi, dan rekan terdekat kedua pihak bisa dijalani sebagai sumber informasi tambahan setelah taaruf ke keluarga. Informasi tambahan ini bisa digali oleh anggota taaruf secara langsung, atau bisa juga diwakili oleh rekan tepercaya kedua pihak.

7. TES MEDIS DAN TES PSIKOLOGI

Tes medis dan tes psikologi bisa dijalani untuk mengetahui kondisi fisik dan psikis kedua pihak. Jenis tes yang dijalani sesuai rekomendasi dokter dan psikolog, serta kesepakatan kedua pihak. Apabila sampai tahap ini sama-sama berkenan lanjut prosesnya, maka bisa dilanjutkan ke tahap khitbah/lamaran keluarga.

Catatan penting:
- Semua tahapan proses taaruf dijalani dengan pendampingan Admin atau pihak ketiga lainnya, tidak berduaan saja. 
- Anggota taaruf tidak diperbolehkan berkomunikasi dan berinteraksi secara langsung selama proses taaruf, kecuali sudah melewati masa taaruf keluarga.

Salam,

Maswahyu ST (Spesialis Taaruf)
Founder & Admin RumahTaaruf.com
Website : www.maswahyu.com
Instagram & Twitter : @MaswahyuST

Pencarian Profil Anggota Taaruf

Gunakan fasilitas ini untuk mencari biodata singkat anggota taaruf dengan kata kunci sesuai kriteria.

Artikel